5 Persiapan Kerja yang Bisa Kamu Lakukan Saat Masih di Bangku Kuliah

1. Coba ambil kerja paruh waktu

write

Mungkin kamu tahu kalau lowongan kerja sering minta pengalaman buat kualifikasinya. Gimana coba kamu bisa dapat pengalaman sementara kamu masih studi? Satu-satunya cara ya ambil kerja paruh waktu. Kerja paruh waktu pun perlu kamu lihat apakah mengganggu waktu studimu atau tidak.

Misalnya kamu ingin menjadi penulis atau editor di perusahaan media. Kamu bisa mulai mencari kerja paruh waktu dengan mengirimkan tulisan ke perusahaan yang kamu incar. Bisa juga memasukkan ke perusahaan yang serupa. Dengan begitu, pelan-pelan kamu sudah punya pengalaman dan hal itu bakal dipertimbangkan banget lho.

2. Magang di tempat kerja impian

gathering

Magang bisa jadi selangkah lebih baik dari kerja paruh waktu karena instansi pendidikanmu menyediakan waktu khusus untukmu merasakan dunia kerja. Manfaatkan kesempatan ini untuk mendaftar ke perusahaan impianmu. Meski begitu, mungkin kamu bakal kesulitan diterima untuk perusahaan-perusahaan yang sudah terkenal. Untuk itu, sama seperti kerja paruh waktu, kamu bisa mulai mencari magang di tempat yang ada hubungannya dengan perusahaanmu kelak.

3. Pelajari bahasa asing, terutama bahasa Inggris sudah harus jago

sign language

Komunikasi selalu jadi hal yang penting dalam dunia kerja. Kamu bisa mengerti banyak hal dengan modal jago komunikasi. Apalagi di era globalisasi sekarang ini, batas negara seakan tidak ada. Dengan belajar bahasa asing, secara gak langsung bakal menghubungkanmu dengan orang-orang di seluruh dunia. Hal itu bakal jadi modal untuk perusahaan merekrutmu menjadi karyawannya.

4. Ikut ekstra kurikuler atau organisasi

draw

Di dunia kerja nanti, pewawancara bakal menanyakan pengalamanmu, termasuk ekstra kurikuler dan organisasi yang kamu tekuni. Paling enak sih menyambungkan hobi dan pekerjaanmu kelak. Misalnya kalau kamu hobi desain dan ingin jadi desainer grafis, kamu bisa ikut ekstra kurikuler melukis dan TIK.

Meski begitu, organisasi yang kamu ikuti gak harus sama kok sama pekerjaanmu kelak. Kadang mereka hanya ingin tahu sisi kepemimpinanmu dan gimana kamu bisa menangani pekerjaan. Kalau kamu punya jabatan penting di organisasi, seperti jadi Ketua OSIS atau Ketua BEM, itu bisa banget jadi modal yang bisa kamu cantumkan di riwayat hidup (cirruculum vitae).

5. Belajar yang rajin

graduate

Nilai memang gak selamanya jadi ukuran mutlak kualitas seseorang. Namun, kalau gak ada nilai, gimana caranya orang di luar sana tahu kalau kamu cerdas? Untuk itu kamu perlu belajar dengan rajin. Meski begitu, gak harus melulu di bidang akademik lho. Kamu pun juga perlu belajar gimana caranya berorganisasi dan bersosialisasi.

Itu tadi persiapan-persiapan kerja yang bisa kamu usahakan selama masih studi. Meski begitu, kamu perlu mengutamakan studimu lebih dulu. Rampungkan dulu tugas akhir atau skripsimu dan jangan terlalu terbuai dengan dunia kerja. Kamu pasti bisa!

Facebook Comments